Perbedaan Espresso Lungo Creamy Apa Bedanya?

Apa itu perbedaan espresso dan lungo

Share this Article

Kopi bukan sekadar soal rasa pahit atau manis. Ia adalah pengalaman, sebuah ritual kecil yang bisa menghadirkan semangat atau justru jadi teman tenang di sela kesibukan. Dari segelas espresso yang pekat, lungo yang lebih panjang, hingga creamy yang lembut di lidah setiap jenis punya cerita dan karakter tersendiri.
Hari ini, kita akan menelusuri perbedaan antara espresso, lungo, dan creamy, serta bagaimana ketiganya menjadi bagian dari gaya minum kopi modern.

Espresso: Si Kecil yang Penuh Tenaga

Espresso adalah dasar dari hampir semua minuman kopi modern. Ia lahir di Italia pada awal abad ke-20, ketika mesin espresso diciptakan untuk menyeduh kopi dengan cepat dan pekat.

Ciri khas espresso:

  • Ukuran kecil (sekitar 30 ml per shot).
  • Rasa kuat, pekat, dan konsentrat.
  • Punya crema lapisan busa tipis berwarna keemasan di atasnya.

Fun fact:
Nama “espresso” berasal dari bahasa Italia yang berarti “ditekan” atau “dipaksa keluar”, sesuai dengan cara penyeduhannya menggunakan tekanan tinggi.

Apa itu perbedaan espresso dan lungo

Lungo: Versi Panjang yang Lebih Santai

Berbeda halnya dengan espresso, lungo adalah versinya yang lebih panjang. Dalam bahasa Italia, lungo berarti “long”. Cara membuatnya mirip espresso, tapi air yang digunakan lebih banyak (sekitar 60–90 ml).

Fun fact:
Lungo sering disalahartikan sebagai Americano, padahal berbeda. Americano dibuat dengan menambahkan air panas ke espresso, sementara lungo diseduh langsung dengan volume air lebih banyak sejak awal.

Apa itu perbedaan espresso dan lungo

Creamy Coffee: Versi Lembut Dari Kopi

Kalau espresso dan lungo lebih “serius”, creamy coffee hadir untuk penikmat kopi yang mencari kelembutan. Creamy biasanya merujuk pada minuman kopi dengan tambahan susu, krim, atau foam, sehingga teksturnya lebih lembut di lidah.

 

Contoh minuman creamy:

  • Cappuccino espresso + susu steam + foam tebal.
  • Latte espresso + banyak susu + sedikit foam.
  • Flat White mirip latte tapi lebih tipis foam, tekstur lebih halus.
  • Kopi Susu Gula Aren versi lokal yang creamy, manis, dan hits di Indonesia.

 

Inilah alasan kenapa creamy coffee populer: ia jadi “jembatan” bagi orang yang baru belajar minum kopi, karena rasa pahitnya lebih seimbang dengan kelembutan susu.

Pilihan Kopi untuk Gaya Hidupmu

Udah tau kan sekarang Perbedaan Espresso Lungo Creamy. 
Mau yang cepat dan kuat, santai tapi panjang, atau lembut dengan sentuhan susu semua kembali ke pilihan pribadi. Ini semua bisa kalian sajikan dengan mesin kopi kapsul Cofea.
Jadi, kalau hari ini kamu ngopi, kamu tim espresso, lungo, atau creamy?